KEJAYAAN HANYA AKAN TERCAPAI DENGAN BERPIKIR MELANGKAHI SEMUA PEMIKIRAN YANG ADA
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Kamis, 30 September 2010

11 September Kebohongan besar Amerika Serikat



Fakta yang ditulis dalam artikel di bawah ini, sebenarnya sudah lama ditulis oleh jurnalis independen, Christopher Bollyn. Anda bisa cek laporan lengkapnya di: http://www.bollyn.com/911, plus foto2 dan berbagai link lain sebagai pendukung datanya.
Lalu, ada satu lagi laporan investigasi 911, ditulis sejak bbrp tahun yll oleh orang anonymous, isinya sangat mengejutkan: http://www.apfn.org/apfN/WTC_STF.htm
Tapi, setahu saya, inilah pertama kalinya ada artikel mengupas kebohongan AS ttg WTC yg ditulis dalam bhs Indonesia dan dimuat di media terkemuka. Salut buat Pak Hasan Syukur dan Republika!
===
Skenario Runtuhnya WTC
Oleh : Hasan Syukur
(Wartawan)

Setiap 11 September, rakyat Amerika mengenang tragedi runtuhnya menara kembar World Trade Centre (WTC) di New York, AS, yang memakan banyak korban. Gedung kembar itu hancur luluh bagaikan gedung tua yang diledakkan oleh bahan peledak dari dalam setelah ditabrak dua pesawat terbang komersial. Hari itu, jaringan televisi AS meliput secara live dari lokasi peristiwa. Tayangan itu terbidik dari beberapa sudut dan terlihat langsung oleh jutaan pemirsa televisi. Pers AS lalu seperti menyanyikan lagu koor, mengutip keterangan resmi: ‘Menara itu runtuh diserang oleh teroris Muslim yang digerakkan oleh Usamah Bin Laden dari Afghanistan’. Tapi, tak semua pers mengikuti isu itu.

Theiry Meyssan, seorang jurnalis asal Prancis mencoba melihat peristiwa itu secara objektif. ”Saya akan menjungkirbalikkan seluruh versi resmi serangan 11 September 2001,” katanya. Hasil investigative reporting -nya itu kemudian ia tuangkan ke dalam sebuah buku berjudul 9/11 The Big Lie America , diterjemahkan penerbit Jalan Lurus dengan judul, Bohong Besar Amerika , Bandung, 2003.

Inilah cerita versi Thierry Meyssan: Kedua pesawat itu diidentifikasikan oleh FBI sebagai Boeing 767. Pesawat itu menghantam tepat pada sasarannya. Peristiwa ini sangat musykil. Dipandang dari ketinggian yang jauh, sebuah kota akan tampak seperti selembar peta dan semua acuan visual yang lazim menjadi hilang. Untuk menabrak menara, pesawat perlu dipraposisikan pada ketinggian sangat rendah. ‘Karya’ itu merupakan prestasi luar biasa bahkan pilot yang sangat berpengalaman pun sulit melakukannya. Konon yang melakukannya adalah pilot yang baru lulus latihan.


Namun, ada satu cara lain untuk mendapat hasil demikian, yakni…..
memakai rambu tuntun dari radio. Suatu sinyal yang dipancarkan dari sasaran, menuntun pesawat itu. Tak perlu banyak orang di pesawat dalam kendali pilot otomatis. Bahkan, pembajak sama sekali tidak dibutuhkan. Pesawat itu berada di bawah kendali remote control , mengendalikan pesawat tanpa pilot.

Setelah ditabrak, Menara Kembar runtuh sendiri. Sebuah komisi penyidik menyimpulkan bahwa terbakarnya bahan bakar pesawat menimbulkan panas yang melelehkan struktur logam utama kedua bangunan. Teori ini disangkal keras oleh Assosiasi Pemadam Kebakaran New York dan Journal Profesional, Fire Engineering bahwa struktur bangunan tersebut tahan api. Para petugas pemadam kebakaran malah mendengar ledakan di lantai dasar bangunan. Pakar terkenal dari Institut Pertambangan dan teknologi, Van Romero pun mengamininya. ”Keruntuhan itu diakibatkan oleh bahan peledak,” katanya.

Pada hari yang sama, Departemen Pertahanan mengeluarkan pengumuman singkat ”Pentagon diserang teroris pada pukul 09.38,” kata Menteri Pertahanan Donald H. Rumsfeld. Pers AS pun heboh. Namun, ketika mau meliput peristiwa itu, para wartawan diusir dari tempat kejadian dengan alasan agar tidak menghalangi operasi penyelamatan. Toh, wartawan AP, Tom Horan, berhasil mendapatkan foto-foto ekslusive dari sebuah gedung dekat lokasi kejadian.

Kepala Staf Gabungan, Jenderal Richard Myers, mengindikasikan bahwa pesawat terbang bunuh diri itu adalah Boeing 757-200. Pukul 08.55 waktu setempat, Boeing itu turun ke ketinggian 29.000 kaki. Dua pesawat tempur F-16 segera melesat untuk mencegat Boeing itu, tapi katanya kehilangan jejak.

Menurut Meyssan ini tak masuk akal. ”Bagaimana percaya sebuah pesawat jet berbadan tambun bisa mengecoh dua pesawat tempur yang memburunya?” Seandainya si Boeing berhasil mengatasi rintangan pertama pun, dengan mudah akan ditembak jatuh saat mendekati Pentagon. Pasalnya, di pangkalan udara Saint Andrew di sekitar Pentagon, berpangkalan Wing Tempur 113 Angkatan Udara dan Wing Tempur serang 321 Angkatan Laut. Masing-masing dilengkapi pesawat tempur F-16 dan F/A-18. Di atap gedung itu pun dipasang penangkis serangan udara dan rudal-rudal supercanggih. Mereka tentu tak akan pernah membiarkan sang Boeing menghampiri Pentagon.

Pesawat raksasa itu tiba-tiba mendekati tanah, seperti akan mendarat, langsung menabrak Gedung Pentagon. Anehnya tanpa merusak tiang lampu dan bangunan-bangunan di sekitarnya. Moncong pesawat masuk ke pintu gerbang yang tengah direnovasi. Keterangan resmi ini, menurut Meyssan, meragukan. Tabrakan keras itu pastilah menimbulkan kebakaran besar, lalu pesawat menjadi onggokan gosong.

”Jika merujuk pada foto dari AP, Anda akan melihat tidak dijumpai bangkai pesawat di sana. Bahkan, sebuah gir roda pesawat pun tak tampak. Padahal pemotretan itu dilakukan di menit-menit pertama ketika mobil pemadam kebakaran tiba dan petugas belum menyebar,” tulis Meyssan dalam bukunya itu. Diduga suara berdesing dan runtuhnya atap salah satu pintu gerbang Pentagon itu disebabkan oleh rudal tipe AGM. Jenis rudal ini menyerupai sebuah pesawat terbang sipil kecil, memang. Tapi, bukan pesawat terbang. Demikian Meyssan.

Lepas dari kontroversi itu, Presiden AS, George W Bush, segera mengumumkan bahwa serangan itu dilakukan oleh teroris Muslim, pimpinan Usamah bin Ladin. Maka, tanpa memerlukan penyelidikan seksama, dengan alasan memburu pimpinan Alqaidah itu, Bush memerintahkan penyerbuan ke negara Muslim Afghanistan. Gilirannya, Irak diduduki dengan alasan memiliki senjata pemusnah massal (yang kemudian ternyata tidak terbukti).

Kenapa Bush menuding Muslim? Rupanya Bush mendapat bisikan dari Samuel Philip Huntington. Pandangan negatif penasihat gedung putih terhadap Islam ini tertuang dalam sebuah artikel yang dimuat di media Foreign Affairs yang terbit pada musim panas 1993 dengan judul ”The clash of Civilization”. Artikel yang memancing polemik ini kemudian diterbitkan dalam bentuk sebuah buku pada 1996. Menurut Huntington, setelah Uni Sovyet (ideologi komunis) runtuh, musuh berikutnya adalah Islam. Sudut pandang negatif terhadap Islam inilah yang rupanya diyakini Presiden Bush. Bush lalu mendeklarasikan perang atas nama membasmi teror.

Sejak dulu Indonesia negeri berpenduduk Muslim terbesar di dunia ini adalah negeri yang aman. Bangsa yang yakin bahwa agama adalah rahmat bagi sekalian alam. Tapi, sejak deklarasi Bush itu, tiba-tiba bom-bom canggih berledakan merobek ketenangan negeri ‘jamrud Khatulistiwa’ itu dan memakan banyak korban orang tak berdosa. Lalu pesantren dituding biang teror. Orang-orang berjenggot, berpakaian gamis dengan celana menggantung dicurigai. Ujung-ujungnya, kegiatan dakwah harus diawasi. Mungkinkah malapetaka ini bagian dari skenario global untuk menyudutkan Islam?

Hanya Negara Khilafah saja yang akan menandingi kecongkakan Amerika Serikat, dan memimpin dunia

Rabu, 29 September 2010

Kapoda Sumut, Pelaku perampokan Bank CIMB bukan TERORIS, tetapi sisa-sisa Separatis ( GAM )


Medan (voa-islam.com)  -Akhirnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno mengeluarkan pernyataan yang berseberangan dengan Mabes Polri soal teroris di Sumut. Kapolda menegaskan, serentetan peristiwa yang menghebohkan Kota Medan dan sekitarnya, mulai perampokan Bank CIMB Niaga, hingga penyerbuan Mapolsekta Hamparan Perak, dilakukan oleh sisa separatis, bukan teroris. Ada yang Menggiring Opini Masyarakat agar dinilai bahwa pelakunya adalah teroris.

Hal itu diungkapkannya saat menjadi pembicara pada forum diskusi antara Kapoldasu dengan sejumlah Ormas Islam, MUI Medan dan jajaran Pemko Medan di Ruang Rapat IV, Balai Kota, Kamis (23/9).
...”Dari penyelidikan yang ada sampai saat ini, kejadian yang terjadi mengarah pada orang-orang separatis,” ujar jenderal bintang dua itu kepada sejumlah wartawan...
”Dari penyelidikan yang ada sampai saat ini, kejadian yang terjadi mengarah pada orang-orang separatis,” ujar jenderal bintang dua itu kepada sejumlah wartawan.

Mengenai ciri-ciri pelaku, Kapolda enggan mengungkapkannya. ”Semuanya masih didalami, masih terus dilakukan pengejaran. Yang penting ketangkaplah. Jadi, jika nanti ada yang ketangkap lagi, bisa ditanya langsung apa motifnya. Dari situ, berarti Anda-Anda bisa menyimpulkan,” ujar Kapolda.

Dijelaskannya, sejauh ini pihak Poldasu beserta jajarannya masih melakukan pengejaran terhadap orang-orang yang terduga masuk dalam jaringan separatis tersebut.

Ada Penggiringan Opini Yang Menuduh Pelakunya Teroris
Terkait penyerangan mapolsekta Hamparan Perak, Kapolda membantah adanya kemungkinan unsur balas dendam yang melatarbelakanginya. “Tidak. Dari penyelidikan yang ada, tidak ada unsur balas dendam,” tegas Oegroseno.
“Ada satu media yang terus menggiring masyarakat ke arah sana, sehingga masyarakat percaya bahwa mereka adalah teroris,” katanya.
Dia juga mengatakan, telah terjadi penggiringan opini agar masyarakat percaya para pelaku adalah teroris. “Ada satu media yang terus menggiring masyarakat ke arah sana, sehingga masyarakat percaya bahwa mereka adalah teroris,” katanya.

Pada forum diskusi itu, beberapa tokoh agama yang hadir sempat melayangkan kritik kepada pihak Poldasu. Salah satunya adalah Ketua Majelais Ulama Indonesia (MUI) Medan, Mohammad Hatta yang meminta petugas tidak langsung menembak mati dalam proses penangkapan meski diduga teroris.

“Dari berita yang berkembang, orang-orang yang ditembak polisi tidak melakukan perlawanan. Nah, kenapa polisi langsung menembaknya. Apakah memang telah terbukti orang itu teroris atau sebagainya? Dan apakah pada saat itu memang orang itu melakukan perlawanan,” tanya M Hatta.

Hatta mengurai, Islam tidak identik dengan seperatis dan teroris. Islam adalah agama yang cinta akan kedamaian, yang selalu memandang perbedaan sebagai sebuah berkah. “Islam tidak pernah mentolerir pembunuhan, baik yang dilakukan terhadap polisi ataun siapapun yang masih disangka sebagai orang yang berbuat salah, kecuali ada alasan yang betul-betul tepat,” katanya.

Himbau Agar Densus 88 Transparan
Humas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Medan, Azwir mengatakan, kondisi sekarang membuat umat Islam tidak nyaman. Karena seolah umat Islam itu adalah umat yang suka dengan kekerasan.
...“Kami minta, Densus 88 transparansi agar berita yang ditangkap masyarakat tidak simpang siur...
“Kami minta, Densus 88 transparansi agar berita yang ditangkap masyarakat tidak simpang siur. Karena ketidaktransparanan yang terjadi, membuat orang-orang yang tidak senang dengan Islam akan menjustifikasi Islam adalah agama teroris. Ini harus ada tindak lanjut dari Poldasu dan khususnya Densus 88,” tegas Azwir.
Ustadz Zulfikar Hajar berpandangan, persoalan ini sebaiknya melibatkan ulama dan tokoh-tokoh lintas agama. “Ulama siap membantu aparat, untuk menciptakan kekondusifitasan di Medan dan Sumatera Utara serta Indonesia,” ungkapnya.

Menyikapi hal itu, Kapolda akan menjadikannya sebagai masukan bagi kepolisian, khususnya Poldasu. “Dengan komunikasi seperti ini, akan memberikan masukan bagi kepolisian khususnya Poldasu untuk tetap waspada,” tambahnya.

Di akhir kegiatan itu, Oegroseno meminta masyarakat membangun komunikasi, yang selama ini terputus begitu saja. “Dengan dibangunnya komunikasi dengan masyarakat desa, segala kemungkinan yang akan muncul dan terjadi bisa sesegera mungkin diantisipasi,” ulasnya.

Untuk mewujudkan komunikasi dengan masyarakat desa, Poldasu akan menurunkan petugas polisi dibantu seorang petugas TNI, untuk menjalin komunikasi sekaligus memantau kondisi.

Sebelumnya, Wali Kota Medan Rahudman Harahap yang didampingi Ketua DPRD Medan Amiruddin dan Humas Pemko Medan Hanas Hasibuan menyatakan, kegiatan itu diselenggarakan untuk memberikan pemahaman dan berita yang benar terhadap masalah yang tengah terjadi dan lagi hangat-hangatnya diperbincangkan yakni, masalah perampokan dan terorisme. “Ini demi memberi keterangan yang benar bagi masyarakat, tentang kebenaran kejadian,” ujar Rahudman.

Mabes Polri 'Ngeyel' Pelakunya Teroris Yang Masih Eksis
Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Iskandar Hasan menegaskan, penyerangan kelompok bersenjata api di Polsek Hamparan Perak membuktikan eksitensi teroris di Sumut.
...“Mereka ingin menunjukkan kekuatannya,” katanya kemarin...
“Mereka ingin menunjukkan kekuatannya,” katanya kemarin. Ditambahkannya, dalam memburu pelaku, Densus 88/AT dari Mabes Polri tetap melibatkan Polda Sumut sebagai penunjuk peta wilayah.  “Karena mereka lebih menguasai Sumut. Setelah itu yang berwenang melakukan tindakan adalah Tim Densus 88 Anti Teror,” cetusnya.

Iskandar Hasan juga membenarkan, 3 jenazah yang ditembak mati Tim Densus 88 di tempat terpisah di wilyah Sumut, sudah dibawah ke Jakarta untuk menjalani proses identifikasi ilmiah. “Setelah identifikasi selesai, tim akan menghubungi pihak keluarga. Keluarga yang berada di Sumut harus mengurusnya ke Jakarta,” tambahnya.

Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Polda Sumut beserta jajarannya menaikan bendera setengah tiang sebagai penanda masa berkabung penyerangan kelompok bersenjata api di Polsek Hamparan Perak yang menewaskan tiga personel Polisi. “Masa berkabung sampai tanggal 24 September,” kata Kapolda Irjen Pol Oegreseno, kemarin.
Kapolda mengimbau jajarannya untuk meningkatkan keamanan mulai dari tingkat Polsek. Tiga anggota polisi yang tewas dalam penyerangan itu adalah Aiptu Baek Sinulingga, Aipda Deto Sutejo dan Bripka Riswandi. “Teman-teman yang selamat sampai sekarang masih terpukul,” ujar AKBP Endro Kiswanto, Kapolres Labuhan Belawan. (Ibnudzar/smp). www.voa-islam.com

Selasa, 28 September 2010

AWAS BAHAYA HOMOSEKSUAL, LESBIAN DAN TRANSGENDER

VIVAnews - Penyelenggaraan Q! Film Festival menuai unjuk rasa dari Front Pembela Islam. Mendengar kabar bahwa festival ini akan menayangkan film-film bertema lesbian, gay, bi-seksual dan transeksual (LGBT), FPI langsung menyerbu lokasi pusat kebudayaan Jerman Goethe-Institut, dan  beberapa tempat dilaksanakannya festival tersebut.   

Dalam aksi protes tersebut, FPI menyatakan keberatannya dan penolakan keras atas pemutaran festival film tersebut. 

Meski menuai kontroversi, para insan perfilman tanah air justru memberi dukungan penuh atas terselenggaranya Q! Film Festival yang sudah didirikan sejak tahun 2002 tersebut. 

Dukungan ini mereka tuliskan lewat akun twitter resmi Q! Film Festival. Diantara para sineas itu ada beberapa nama seperti Lukman Sardi dan Nia Dinata. 

lukmansardi: "Selama mereka msh punya akal Dan hati mrk tdk Akan melakukan kekerasan,tp kalo dilihat dr kenyataan apakah itu dimiliki oleh mereka?" 

tehniadinata: "Mengirimkan energi positif ke teman2ku di @QFilmFestival semoga ancaman2 yg datang, tdk menjadi kenyataan." 

Kemudian pihak penyelenggara dari Q! Film Festival ikut menuliskan dalam kalimatnya, mereka menjelaskan keadaan sudah tenang dan aman kembali.
"Keadaan di Goethe Haus sudah kembali normal. Oke, film screening di Goethe u/ hari ini akan tetap dijalankan sesuai jadwal!! Dan acara2 lainnya pun dsini tetap diadakan," tulisnya dalam akun Twitter tersebut. (umi)

Astaghfirullah inilah yang terjadi jika kita tidak menerapkan Ideologi Islam dan lebih suka pada Ideologi Sintetis Barat yang membawa efek samping yang mengerikan, lihat saja bangkitnya kaum Nabi Luth yang melakukan menyukai sesame jenis adalah hasil dari sintetik manusia yang merugikan.
Bahaya dari perbuatan-perbuatan homoseksual dan lesbian banyak sekali, misalnya kehancuran generasi, karena penyakit masyarakat homoseksual adalah penyakit yang menular lewat pergaulan, komunikasi, media massa dan sebagainya.
Banyak orang-orang barat bahkan ilmuwan-ilmuwan mereka mengatakan bahwa Homoseksual, Lesbian dan Transgender adalah fitrah atau takdir yang disebabkan oleh pengaruh genetikal, tapi coba pikir apakah mungkin Allah SWT mentakdirkan orang menjadi Homo Seksual, lalu Dia melaknatnya, jelas tidak mungkin, homoseksual adalah penyakit masyarakat, yang harus disembuhkan.
Namun untuk membuktikan bahwa itu adalah penyakit dan bukan takdir maka disinilah peran kita, peran-peran ilmuwan-ilmuwan muslim kita, bahwa homoseksual dan kawan-kawannya bukan bawaan genetikal atau takdir.
Hanya Syariat Islamlah yang akan mereduksi budaya-budaya merusak seperti itu, sudah saatnya kita terapkan Islam secara Kaffah

JAKARTA AKAN TENGGELAM, KARENA TIDAK BERIDEOLOGI ISLAM

Jakarta (voa-islam.com) –Akhir-akhir ini santer diberitakan bahwa Jakarta akan tenggelam pada tahun 2012. Jakarta akan tenggelam pada 2012? Ungkapan ini bukanlah isu murahan. Hal tersebut, dinilai bisa terjadi jika pemerintah setempat tidak memperdulikan kondisi lingkungan dalam menjalankan pembangunan.

Berdasarkan keterangan sejumlah pakar lingkungan, kondisi tanah Jakarta saat ini memang mengalami persoalan. Setiap tahunnya, settlement amblesan terjadi di wilayah Jakarta hingga 10 sentimeter. Proses itu terjadi secara pelan-pelan.
...“ Saya tidak bisa bayangkan, mungkin rumor mengenai Jakarta tenggelam bisa saja terjadi pada 2012,” 
“Jika penggunaan air tanah secara berlebihan tidak bisa dikontrol oleh pemerintah. Saya tidak bisa bayangkan, mungkin rumor mengenai Jakarta tenggelam bisa saja terjadi pada 2012,” ujar Pendiri Indonesia Water Institut (IWI) Firdaus Ali belum lama ini.

Hal tak jauh berbeda diutarakan pakar geotenik dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Masyhur Irsyam. Menurut dia, kondisi tanah di Jakarta terus mengalami penurunan. Hal ini dikatakannya usai menganalisa peristiwa jalan ambles di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara.

Dengan terjadinya konsolidasi tanah lunak akan turun 5 sampai 10 sentimeter per tahun akan memadat dan kekuatan tanahnya makin lama akan semakin meningkat. Kejadian ini dalam istilah geoteknik disebut “Drained Condition”. Jadi kalau tidak ada perubahan lingkungan, semakin lama timbunan badan jalan akan semakin stabil.

“Tapi kenyataannya terjadi kelongsoran, sehingga penyebabnya adalah perubahan lingkungan yang kemungkinan dapat diakibatkan oleh beberapa hal seperti beban lalu lintas yang besar, pasang surut air laut yang tinggi dan surut mendadak, serta perubahan geometri lereng jalan,” ujar Masyhur.

Tak hanya itu, kejadian longsor tersebut juga diprediksi akan merambah ke sejumlah kawasan lainnya di Ibu Kota. Karena itu, pemerintah diimbau untuk mewaspadai agar peristiwa serupa tidak terulang.

“Sehingga perlu diantisipasi melebarnya bidang kelongsoran karena bisa membahayakan pengguna jalan maupun orang,” pungkasnya.
Faham Neoliberal Biang Keladinya
Menanggapi santernya rumor tersebut, pengamat lingkungan mengamati beragam faktor dituding menjadi penyebab Kota Jakarta terancam tenggelam. Salah satunya, akibat kebijakan pemerintah yang berkiblat kepada Neoliberalisme.  
Pengamat lingkungan hidup Sony Keraf berpendapat, kolapsnya lingkungan Jakarta selama ini dikarenakan kebijakan neoliberalisme dalam rangka pembangunan kota dan kerap berfikir dalam kerangka kepentingan ekonomi.

“Semua lahan kosong di Jakarta selalu dipertanyakan nilai keuntungannya, dan dialihkan menjadi wilayah pemukiman atau tempat komersil lainnya,” ujar Sony, belum lama ini.
...“Hal ini menunjukan pemerintah terjebak dalam ideologi neoliberalisasi,” tandasnya...
Dia mencontohkan beberapa kawasan yang seharusnya dijadikan kawasan tangkapan air malah dijadikan kawasan komersil yang seluruhnya diserahkan kepada pasar. Seperti Pantai Indah Kapuk, Kelapa Gading, dan Pantai Mutiara. “Hal ini menunjukan pemerintah terjebak dalam ideologi neoliberalisasi,” tandasnya.

Seharusnya, lanjut dia, pemerintah dengan kewenangan yang ada bisa menegakkan aturan yang berlaku, dimana daerah tersebut tidak bisa dialih fungsikan. Karena itu, politisi PDI Perjuangan ini menilai, Pemprov DKI menjadi pihak paling bertanggung jawab atas kondisi alam Jakarta yang saat ini tengah kritis.

“Solusinya kurangi penggunaan air tanah seiring dengan penyediaan air permukaan dan mengembalikan ruang terbuka hijau. Jika itu bisa dilakukan, tidak perlu ada langkah radikal seperti pemindahan Ibu Kota,” ungkapnya lagi.
Stop Pembangunan Gedung Pencakar Langit
Dengan alasan itulah pengamat meminta Pemerintah DKI Jakarta untuk menghentikan izin proyek bangunan.
...“Pemprov DKI harus menyetop pemberian izin mendirikan bangunan mal, hotel, apartemen, dan lain sebagainya untuk dilakukan kajian komperhensif terlebih dahulu,”...
“Pemprov DKI harus menyetop pemberian izin mendirikan bangunan mal, hotel, apartemen, dan lain sebagainya untuk dilakukan kajian komperhensif terlebih dahulu,” ujar pengamat lingkungan Sony Keraf, belum lama ini.

Mantan Menteri Lingkungan Hidup era Megawati ini menegaskan, berdasarkan data yang diperoleh, saat ini daya tampung pembangunan di Jakarta sudah tidak kuat. Artinya, lanjut dia, mulai saat ini Pemprov DKI harus menghentikan pemberian izin mendirikan bangunan.
“Kalau pemerintah terus memberi izin sebaiknya Ibukota dipindahkan saja. Karena untuk membongkar bangunan yang ada tidak mungkin. Selain merugikan pekerja, juga akan merugikan investor,” tandasnya.

Selain itu, penegakkan hukum terhadap masalah lingkungan juga dinilai Sony masih lemah. Hal ini terjadi akibat ada tarik menarik kepentingan.

“Sebenarnya dalam RUU tata ruang sudah dituangkan ada pidana bagi pemberi izin yang melanggar tata ruang. Tetapi dalam pembahasannya itu tidak diterima. Banyak rekomendasi ilmiah yang dikalahkan rekomendasi politik,” pungkasnya.
Pertama kali isu ini muncul setelah dikemukakan oleh Peneliti teknik lingkungan Universitas Indonesia, Firdaus Ali tahun 2009 lalu, dan isu ini mencuat lagi ke media setelahamblesnya jalan di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara.
Firdaus Ali memperkirakan Jakarta akan tenggelam sebelum tahun 2012. Itu lantaran penyedotan air tanah secara berlebihan di Jakarta sehingga permukaan tanah Ibu Kota semakin turun. "Tidak hanya tenggelam, kita juga akan kehausan," kata doktor lulusan University of Wisconsin.
Perhitungan tersebut berdasarkan data penurunan permukaan tanah di Jakarta yang rata-rata 10 sentimeter setiap tahun. Di Jakarta Barat, selama 11 tahun terakhir, permukaan tanah turun 1,2 meter. Di wilayah Kemayoran dan Thamrin, Jakarta Pusat, dalam 8 tahun terakhir turun 80 sentimeter. "Jika kondisi ini terus berlanjut, permukaan tanah Jakarta akan berada di bawah permukaan air laut," ujar Firdaus.(Liem/0z0)

Senin, 27 September 2010

JIHAD = TERORISME ( Propaganda Basi Penjajah )

Hari ini kita menyaksikan di televisi bagaimana orang-orang yang telah dibeli asing mempropagandakan bahwa Jihad adalah terorisme, namun itu sebenarnya adalah propaganda basi, karena sejak jaman penjajah pun propaganda itu sudah ada.
Snouck Hugronje, adalah seorang Belanda yang berhasil mempropagandakan “Islam Moderat vs Islam Radikal di Aceh, sehingga Belanda berhasil menguasai Aceh tahun 1905.
Snouk Hurgronje atau Christiaan Snouck Hurgronje (1857-1936). (wikipedia.com) lahir pada 8 Februari 1857 di Tholen, Oosterhout, Belanda. Seperti ayah, kakek, dan kakek buyutnya yang betah menjadi pendeta Protestan, Snouck pun sedari kecil sudah diarahkan pada bidang teologi. Tamat sekolah menengah, dia melanjutkan ke Universitas Leiden untuk mata kuliah Ilmu Teologi dan Sastra Arab, 1875. Lima tahun kemudian, dia tamat dengan predikat cum laudedengan disertasi Het Mekaansche Feest (Perayaan di Mekah). Tak cukup bangga dengan kemampuan bahasa Arabnya, Snouck kemudian melanjutkan pendidiklan ke Mekkah, 1884. Di Mekkah, keramahannya dan naluri intelektualnya membuat para ulama tak segan membimbingnya. Dan untuk kian merebut hati ulama Mekkah, Snouck memeluk Islam dan berganti nama menjadi Abdul Ghaffar.
Namun, pertemuan Snouck dengan Habib Abdurrachman Az-Zahir, seorang keturunan Arab yang pernah menjadi wakil pemerintahan Aceh, kemudian "dibeli" Belanda dan dikirim ke Mekkah, mengubah minatnya. Atas bantuan Zahir dan Konsul Belanda di Jeddah JA Kruyt, dia mulai mempelajari politik kolonial dan upaya untuk memenangi pertempuran di Aceh.
Sayang, saran-saran Habib Zahir tak ditanggapi Gubernur Belanda di Nusantara. Karena kecewa, semua naskah penelitian itu Zahir serahkan pada Snouck yang saat itu, 1886, telah menjadi dosen di Leiden.
Snouck seperti mendapat durian runtuh. Naskah itu dia berikan pada kantor Menteri Daerah Jajahan Belanda (Ministerie van Kolonieën). Snouck bahkan secara berani menawarkan diri sebagai tenaga ilmuwan yang akan dapat memberikan gambaran lebih lengkap tentang Aceh.
Demi kepentingan penjajahan tentunya, ia berkotbah untuk menjauhkan agama dari urusan politik. Dia mengatakan bahwa Islam adalah agama yang damai dan anti kekerasan, sehingga para pejuang Aceh bukanlah bagian dari umat Islam, dia  mempropagandakan sesuatu yang mungkin hari ini disebut Perang Melawan Terorisme dan Islam radikal.
Gara-gara ulah Snouck, sejak saat itu para pejuang Aceh kehilangan dukungan dari rakyatnya, sehingga kekuatan pejuang aceh semakin melemah sampai akhirnya mereka dapat ditumpas habis oleh pasukan elit marsose di Benteng Kuto Reh tahun 1905.
Apa yang dilakukan Snouck, dilakukan juga oleh orang-orang munafik jaman sekarang, mereka mempropagandakan kesesatan untuk melemahkan Islam.
Makna Jihad sesungguhnya
Secara bahasa Jihad berarti kesungguhan, namun secara istilah Jihad berarti perang di jalan Allah ( Jihad Fisabilillah ). Jihad adalah kewajiban seorang mukmin yang mampu baik secara fisik maupun mampu secara hartanya.
Tujuan jihad adalah
1.       Menyebarkan dakwah Islam ke seluruh dunia, Jihad digunakan jika dakwah Islam dihalang-halangi oleh penguasa suatu negara, seperti Persia ( 635 M). jadi penguasa itu yang diperangi, bukan rakyatnya.
3t÷zé&ur óOs9 (#râÏø)s? $pköŽn=tæ ôs% xÞ%tnr& ª!$# $pkÍ5 4 tb%x.ur ª!$# 4n?tã Èe@à2 &äóÓx« #\ƒÏs% ÇËÊÈ  
dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain (atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan-Nya[1402]. dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Al Fath 21
#sŒÎ) uä!$y_ ãóÁtR «!$# ßx÷Gxÿø9$#ur ÇÊÈ   |M÷ƒr&uur }¨$¨Y9$# šcqè=ä{ôtƒ Îû Ç`ƒÏŠ «!$# %[`#uqøùr& ÇËÈ   ôxÎm7|¡sù ÏôJpt¿2 y7În/u çnöÏÿøótGó$#ur 4 ¼çm¯RÎ) tb%Ÿ2 $R/#§qs? ÇÌÈ  
1. apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,
2. dan kamu Lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,
3. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. An Nasr ayat 1-3
2.       Menghapuskan segala jenis Penjajahan di muka bumi, sebagai contoh Jihad di Andalusia ( Spanyol ) tahun 711 M, penaklukan Konstantinopel ibu kota Bizantium tahun 1453.
3.       Mempertahankan diri dari serangan musuh-musuh Islam, seperti perang badar, uhud, khandak, perang Palestina.
Jadi sesungguhnya Jihad adalah perang yang mulia, yang santun dan justru mampu menyebarkan berkah dan rahmat ke seluruh penjuru dunia.